Detail Cantuman Kembali

XML

Analisis Pengaruh Intellectual Capital, Kepemilikan Institusional Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur Sektor Consumer Non Cyclical Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2021


Perkembangan dan globalisasi teknologi, ditandai dengan pergeseran teknologi dari era hard automation ke era smart technology, oleh karena itu aset
tidak berwujud menjadi sangat penting. Oleh karena itu, perusahaan semakin berfokus pada knowledge assets (aset pengetahuan). Salah satu pendekatan yang
digunakan untuk menilai dan mengukur aset pengetahuan adalah Intellectual Capital (IC). Agar tujuan utama dari perusahaan dapat tercapai, perusahaan
memberikan wewenang kepada manajer untuk mengelola perusahaan dengan baik. Akan tetapi, apabila hanya diberikan pada satu pihak saja, maka pihak
tersebut akan cenderung mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. Sehingga diperlukan suatu pengawasan kepada manajemen tersebut tanpa menambah
agency cost yaitu dengan adanya kepemilikan oleh pihak institusi lain yaitu kepemilikan institusional.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus VAIC untuk menghitung intellectual capital, rumus rasio kepemilikan
institusional, dan rasio kepemilikan manajerial, serta rumus ROA untuk menghitung kinerja keuangan perusahaan. Objek penelitian yang dipilih adalah
perusahaan manufaktur sektor consumer non cyclical karena perusahaan ini tidak terpengaruh oleh pertumbuhan ekonomi sehingga hasil dapat berfokus pada
variabel yang diteliti yaitu intellectual capital (X1), Kepemilikan Institusional (X2), dan Kepemilikan Manajerial (X3). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa
intellectual capital berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur sedangkan kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial tidak
memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan.
SK.AK 349 2023
SK.AK 349 2023
Text
Indonesia
Universitas Widya Kartika
2023
Surabaya
LOADING LIST...
LOADING LIST...